Lahir Sabtu, 10 Februari 2001: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
10 Februari 2001 jatuh pada hari Sabtu Pahing. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 16 Sela 1933 (tahun Jimawal), di kalender Hijriah kira-kira 16 Zulkaidah 1421 H, dan di kalender Imlek tanggal 18 bulan 1 tahun 2552. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Sabtu Pahing, berzodiak Aquarius, dan bershio Ular. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang mandiri, bijaksana, dan bertanggung jawab.
- Weton: Sabtu Pahing, neptu 18 (Sumur Sinaba)
- Zodiak: Aquarius · Shio: Ular Logam
- Life Path: 6 (Sang Pengasuh) · Tarot: The Lovers
Kelahiran Sabtu dikaitkan dengan watak keras kemauan, mandiri, dan berani menghadapi tantangan. Pasaran Pahing melambangkan pribadi yang ambisius, teliti soal materi, dan tidak mudah menyerah.
Detail weton ›Mandiri, inovatif, dan humanis. Hari ini: Energi zodiak Aquarius hari ini butuh kehati-hatian. Anda mudah terdistraksi; matikan notifikasi saat mengerjakan…
Ramalan harian ›Bijaksana, misterius, dan intuitif.
Ramalan shio ›Bertanggung jawab, penyayang, dan protektif.
Numerologi ›Ada hubungan yang terasa selaras dan pilihan penting yang menunggu keputusanmu. Pilih yang sejalan dengan hati dan nilai dirimu.
Arti kartu ›10 Februari 2001 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 10 Februari 2001 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Sabtu, 10 Februari 2001 Hari ke-41 dari 365 hari, minggu ke-6, sisa 324 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 16 Sela 1933 Tahun Jimawal, windu Adi, kurup Asapon |
| Hijriah | 16 Zulkaidah 1421 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 18 bulan 1, tahun 2552 Kongzili Tahun Ular Logam · Kalender Imlek |
| Weton | Sabtu Pahing, neptu 18 Sabtu 9 + Pahing 9 |
| Pancasuda | Sumur Sinaba |
| Wuku | Warigagung Wuku ke-8 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kawolu (mangsa ke-8) 3 Februari 2001 – 28 Februari 2001, musim Rendheng |
Hitungan Jawa untuk weton Sabtu Pahing
Neptu weton Sabtu Pahing adalah 18, hasil penjumlahan neptu hari Sabtu (9) dan pasaran Pahing (9). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Sumur Sinaba
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 18, hasilnya Sumur Sinaba: diibaratkan sumur yang didatangi banyak orang: tempat bertanya dan berbagi ilmu. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Warigagung
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 10 Februari 2001 masuk wuku Warigagung, urutan ke-8. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Sabtu Pahing datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Sabtu Pahing.
Pranata mangsa Kawolu: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 10 Februari 2001 masuk mangsa Kawolu, yang berlangsung dari 3 Februari 2001 sampai 28 Februari 2001 dan termasuk musim Rendheng (musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: padi tumbuh menghijau dan hujan masih sering turun. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
