Lahir Rabu, 14 Februari 2001: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
14 Februari 2001 jatuh pada hari Rabu Legi. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 20 Sela 1933 (tahun Jimawal), di kalender Hijriah kira-kira 20 Zulkaidah 1421 H, dan di kalender Imlek tanggal 22 bulan 1 tahun 2552. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Rabu Legi, berzodiak Aquarius, dan bershio Ular. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang mandiri, bijaksana, dan pelopor.
- Weton: Rabu Legi, neptu 12 (Satria Wirang)
- Zodiak: Aquarius · Shio: Ular Logam
- Life Path: 1 (Sang Pemimpin) · Tarot: Wheel of Fortune
Kelahiran Rabu dikaitkan dengan sifat pendiam namun teliti, sabar, dan pandai menyimpan rahasia. Pasaran Legi melambangkan pribadi yang murah hati, suka menolong, dan pandai bicara.
Detail weton ›Mandiri, inovatif, dan humanis. Hari ini: Energi zodiak Aquarius hari ini butuh kehati-hatian. Anda mudah terdistraksi; matikan notifikasi saat mengerjakan…
Ramalan harian ›Bijaksana, misterius, dan intuitif.
Ramalan shio ›Mandiri, pelopor, dan berani mengambil inisiatif.
Numerologi ›Wheel of Fortune tegak bilang roda hidup sedang berputar ke arahmu. Ada titik balik, kesempatan baru, atau perubahan yang datang tanpa banyak aba-aba. Kuncinya, kamu siap ikut bergerak saat momentum datang.
Arti kartu ›14 Februari 2001 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 14 Februari 2001 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Rabu, 14 Februari 2001 Hari ke-45 dari 365 hari, minggu ke-7, sisa 320 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 20 Sela 1933 Tahun Jimawal, windu Adi, kurup Asapon |
| Hijriah | 20 Zulkaidah 1421 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 22 bulan 1, tahun 2552 Kongzili Tahun Ular Logam · Kalender Imlek |
| Weton | Rabu Legi, neptu 12 Rabu 7 + Legi 5 |
| Pancasuda | Satria Wirang |
| Wuku | Julungwangi Wuku ke-9 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kawolu (mangsa ke-8) 3 Februari 2001 – 28 Februari 2001, musim Rendheng |
Hitungan Jawa untuk weton Rabu Legi
Neptu weton Rabu Legi adalah 12, hasil penjumlahan neptu hari Rabu (7) dan pasaran Legi (5). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Satria Wirang
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 12, hasilnya Satria Wirang: digambarkan kerap diuji rasa kecewa, sehingga primbon menganjurkan sabar dan rajin prihatin. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Julungwangi
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 14 Februari 2001 masuk wuku Julungwangi, urutan ke-9. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Rabu Legi datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Rabu Legi.
Pranata mangsa Kawolu: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 14 Februari 2001 masuk mangsa Kawolu, yang berlangsung dari 3 Februari 2001 sampai 28 Februari 2001 dan termasuk musim Rendheng (musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: padi tumbuh menghijau dan hujan masih sering turun. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
