Lahir Jumat, 16 Februari 2001: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
16 Februari 2001 jatuh pada hari Jumat Pon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 22 Sela 1933 (tahun Jimawal), di kalender Hijriah kira-kira 22 Zulkaidah 1421 H, dan di kalender Imlek tanggal 24 bulan 1 tahun 2552. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Jumat Pon, berzodiak Aquarius, dan bershio Ular. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang mandiri, bijaksana, dan kreatif.
- Weton: Jumat Pon, neptu 13 (Bumi Kapetak)
- Zodiak: Aquarius · Shio: Ular Logam
- Life Path: 3 (Sang Komunikator) · Tarot: The Hanged Man
Kelahiran Jumat dikaitkan dengan ketenangan, religius, dan kemampuan menenangkan orang di sekitarnya. Pasaran Pon melambangkan pribadi yang percaya diri, pandai berdandan, dan disegani lingkungan.
Detail weton ›Mandiri, inovatif, dan humanis. Hari ini: Energi zodiak Aquarius hari ini sangat cerah. Pikiran Anda sedang tajam; catat ide sebelum…
Ramalan harian ›Bijaksana, misterius, dan intuitif.
Ramalan shio ›Kreatif, ekspresif, dan ceria.
Numerologi ›The Hanged Man tegak meminta kamu berhenti sebentar dan melihat masalah dari sudut yang berbeda. Jeda ini bukan kekalahan, tapi kesempatan untuk mendapat pemahaman baru. Kadang melepas kendali justru membuka jalan.
Arti kartu ›16 Februari 2001 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 16 Februari 2001 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Jumat, 16 Februari 2001 Hari ke-47 dari 365 hari, minggu ke-7, sisa 318 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 22 Sela 1933 Tahun Jimawal, windu Adi, kurup Asapon |
| Hijriah | 22 Zulkaidah 1421 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 24 bulan 1, tahun 2552 Kongzili Tahun Ular Logam · Kalender Imlek |
| Weton | Jumat Pon, neptu 13 Jumat 6 + Pon 7 |
| Pancasuda | Bumi Kapetak |
| Wuku | Julungwangi Wuku ke-9 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kawolu (mangsa ke-8) 3 Februari 2001 – 28 Februari 2001, musim Rendheng |
Hitungan Jawa untuk weton Jumat Pon
Neptu weton Jumat Pon adalah 13, hasil penjumlahan neptu hari Jumat (6) dan pasaran Pon (7). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Bumi Kapetak
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 13, hasilnya Bumi Kapetak: digambarkan tekun, tabah, dan pekerja keras, meski cenderung menyimpan perasaan sendiri. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Julungwangi
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 16 Februari 2001 masuk wuku Julungwangi, urutan ke-9. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Jumat Pon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Jumat Pon.
Pranata mangsa Kawolu: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 16 Februari 2001 masuk mangsa Kawolu, yang berlangsung dari 3 Februari 2001 sampai 28 Februari 2001 dan termasuk musim Rendheng (musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: padi tumbuh menghijau dan hujan masih sering turun. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
