Lahir Sabtu, 4 Desember 1999: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
4 Desember 1999 jatuh pada hari Sabtu Pon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 25 Ruwah 1932 (tahun Ehe), di kalender Hijriah kira-kira 25 Syakban 1420 H, dan di kalender Imlek tanggal 27 bulan 10 tahun 2550. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Sabtu Pon, berzodiak Sagittarius, dan bershio Kelinci. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang optimis, lembut, dan ambisius.
- Weton: Sabtu Pon, neptu 16 (Tunggak Semi)
- Zodiak: Sagittarius · Shio: Kelinci Tanah
- Life Path: 8 (Sang Penguasa) · Tarot: Strength
Kelahiran Sabtu dikaitkan dengan watak keras kemauan, mandiri, dan berani menghadapi tantangan. Pasaran Pon melambangkan pribadi yang percaya diri, pandai berdandan, dan disegani lingkungan.
Detail weton ›Optimis, petualang, dan jujur. Hari ini: Energi zodiak Sagittarius hari ini sangat cerah. Antusiasme Anda menular, cocok untuk memulai sesuatu…
Ramalan harian ›Lembut, elegan, dan penuh perhatian.
Ramalan shio ›Ambisius, berorientasi hasil, dan kuat secara materi.
Numerologi ›Strength tegak bilang kekuatan terbesarmu ada di dalam: sabar, berani, dan lembut sekaligus. Kamu bisa menghadapi situasi panas tanpa ikut terbakar. Emosi tidak dibuang, tapi dijinakkan dengan kasih sayang.
Arti kartu ›4 Desember 1999 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 4 Desember 1999 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Sabtu, 4 Desember 1999 Hari ke-338 dari 365 hari, minggu ke-48, sisa 27 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 25 Ruwah 1932 Tahun Ehe, windu Adi, kurup Asapon |
| Hijriah | 25 Syakban 1420 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 27 bulan 10, tahun 2550 Kongzili Tahun Kelinci Tanah · Kalender Imlek |
| Weton | Sabtu Pon, neptu 16 Sabtu 9 + Pon 7 |
| Pancasuda | Tunggak Semi |
| Wuku | Gumbreg Wuku ke-6 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kanem (mangsa ke-6) 9 November 1999 – 21 Desember 1999, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Sabtu Pon
Neptu weton Sabtu Pon adalah 16, hasil penjumlahan neptu hari Sabtu (9) dan pasaran Pon (7). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Tunggak Semi
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 16, hasilnya Tunggak Semi: diibaratkan tunggul yang bersemi lagi: rezeki dipercaya mudah tumbuh kembali setelah habis. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Gumbreg
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 4 Desember 1999 masuk wuku Gumbreg, urutan ke-6. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Sabtu Pon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Sabtu Pon.
Pranata mangsa Kanem: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 4 Desember 1999 masuk mangsa Kanem, yang berlangsung dari 9 November 1999 sampai 21 Desember 1999 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: musim buah-buahan, petani menyemai benih padi. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
