Lahir Senin, 5 Februari 2001: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
5 Februari 2001 jatuh pada hari Senin Pahing. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 11 Sela 1933 (tahun Jimawal), di kalender Hijriah kira-kira 11 Zulkaidah 1421 H, dan di kalender Imlek tanggal 13 bulan 1 tahun 2552. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Senin Pahing, berzodiak Aquarius, dan bershio Ular. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang mandiri, bijaksana, dan pelopor.
- Weton: Senin Pahing, neptu 13 (Bumi Kapetak)
- Zodiak: Aquarius · Shio: Ular Logam
- Life Path: 1 (Sang Pemimpin) · Tarot: Wheel of Fortune
Kelahiran Senin dikaitkan dengan pribadi yang lembut, mudah bergaul, dan peka terhadap suasana hati orang lain. Pasaran Pahing melambangkan pribadi yang ambisius, teliti soal materi, dan tidak mudah menyerah.
Detail weton ›Mandiri, inovatif, dan humanis. Hari ini: Energi zodiak Aquarius hari ini butuh kehati-hatian. Anda mudah terdistraksi; matikan notifikasi saat mengerjakan…
Ramalan harian ›Bijaksana, misterius, dan intuitif.
Ramalan shio ›Mandiri, pelopor, dan berani mengambil inisiatif.
Numerologi ›Wheel of Fortune tegak bilang roda hidup sedang berputar ke arahmu. Ada titik balik, kesempatan baru, atau perubahan yang datang tanpa banyak aba-aba. Kuncinya, kamu siap ikut bergerak saat momentum datang.
Arti kartu ›5 Februari 2001 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 5 Februari 2001 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Senin, 5 Februari 2001 Hari ke-36 dari 365 hari, minggu ke-6, sisa 329 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 11 Sela 1933 Tahun Jimawal, windu Adi, kurup Asapon |
| Hijriah | 11 Zulkaidah 1421 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 13 bulan 1, tahun 2552 Kongzili Tahun Ular Logam · Kalender Imlek |
| Weton | Senin Pahing, neptu 13 Senin 4 + Pahing 9 |
| Pancasuda | Bumi Kapetak |
| Wuku | Warigagung Wuku ke-8 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kawolu (mangsa ke-8) 3 Februari 2001 – 28 Februari 2001, musim Rendheng |
Hitungan Jawa untuk weton Senin Pahing
Neptu weton Senin Pahing adalah 13, hasil penjumlahan neptu hari Senin (4) dan pasaran Pahing (9). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Bumi Kapetak
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 13, hasilnya Bumi Kapetak: digambarkan tekun, tabah, dan pekerja keras, meski cenderung menyimpan perasaan sendiri. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Warigagung
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 5 Februari 2001 masuk wuku Warigagung, urutan ke-8. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Senin Pahing datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Senin Pahing.
Pranata mangsa Kawolu: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 5 Februari 2001 masuk mangsa Kawolu, yang berlangsung dari 3 Februari 2001 sampai 28 Februari 2001 dan termasuk musim Rendheng (musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: padi tumbuh menghijau dan hujan masih sering turun. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
