Lahir Sabtu, 7 Oktober 2000: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
7 Oktober 2000 jatuh pada hari Sabtu Legi. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 8 Rejeb 1933 (tahun Jimawal), di kalender Hijriah kira-kira 8 Rajab 1421 H, dan di kalender Imlek tanggal 10 bulan 9 tahun 2551. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Sabtu Legi, berzodiak Libra, dan bershio Naga. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang diplomatis, karismatik, dan mandiri.
- Weton: Sabtu Legi, neptu 14 (Lebu Katiup Angin)
- Zodiak: Libra · Shio: Naga Logam
- Life Path: 1 (Sang Pemimpin) · Tarot: Wheel of Fortune
Kelahiran Sabtu dikaitkan dengan watak keras kemauan, mandiri, dan berani menghadapi tantangan. Pasaran Legi melambangkan pribadi yang murah hati, suka menolong, dan pandai bicara.
Detail weton ›Diplomatis, adil, dan menyukai harmoni. Hari ini: Energi zodiak Libra hari ini butuh kehati-hatian. Obrolan ringan bisa membuka informasi penting, jadi…
Ramalan harian ›Karismatik, ambisius, dan beruntung.
Ramalan shio ›Mandiri, pelopor, dan berani mengambil inisiatif.
Numerologi ›Wheel of Fortune tegak bilang roda hidup sedang berputar ke arahmu. Ada titik balik, kesempatan baru, atau perubahan yang datang tanpa banyak aba-aba. Kuncinya, kamu siap ikut bergerak saat momentum datang.
Arti kartu ›7 Oktober 2000 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 7 Oktober 2000 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Sabtu, 7 Oktober 2000 Hari ke-281 dari 366 hari (tahun kabisat), minggu ke-40, sisa 85 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 8 Rejeb 1933 Tahun Jimawal, windu Adi, kurup Asapon |
| Hijriah | 8 Rajab 1421 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 10 bulan 9, tahun 2551 Kongzili Tahun Naga Logam · Kalender Imlek |
| Weton | Sabtu Legi, neptu 14 Sabtu 9 + Legi 5 |
| Pancasuda | Lebu Katiup Angin |
| Wuku | Medangkungan Wuku ke-20 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kapat (mangsa ke-4) 18 September 2000 – 12 Oktober 2000, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Sabtu Legi
Neptu weton Sabtu Legi adalah 14, hasil penjumlahan neptu hari Sabtu (9) dan pasaran Legi (5). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Lebu Katiup Angin
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 14, hasilnya Lebu Katiup Angin: diibaratkan debu tertiup angin: cita-citanya tinggi, tetapi rencananya mudah berpindah-pindah. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Medangkungan
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 7 Oktober 2000 masuk wuku Medangkungan, urutan ke-20. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Sabtu Legi datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Sabtu Legi.
Pranata mangsa Kapat: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 7 Oktober 2000 masuk mangsa Kapat, yang berlangsung dari 18 September 2000 sampai 12 Oktober 2000 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: mata air mengecil, pohon kapuk berbuah, burung ramai berkicau. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
