Lahir Selasa, 16 Oktober 1990: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
16 Oktober 1990 jatuh pada hari Selasa Pahing. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 26 Mulud 1923 (tahun Alip), di kalender Hijriah kira-kira 26 Rabiulawal 1411 H, dan di kalender Imlek tanggal 28 bulan 8 tahun 2541. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Selasa Pahing, berzodiak Libra, dan bershio Kuda. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang diplomatis, energik, dan murah hati.
- Weton: Selasa Pahing, neptu 12 (Satria Wirang)
- Zodiak: Libra · Shio: Kuda Logam
- Life Path: 9 (Sang Humanis) · Tarot: The Hermit
Kelahiran Selasa dikaitkan dengan keberanian, tegas mengambil keputusan, dan kadang mudah tersulut emosi. Pasaran Pahing melambangkan pribadi yang ambisius, teliti soal materi, dan tidak mudah menyerah.
Detail weton ›Diplomatis, adil, dan menyukai harmoni. Hari ini: Energi zodiak Libra hari ini butuh kehati-hatian. Obrolan ringan bisa membuka informasi penting, jadi…
Ramalan harian ›Energik, bebas, dan supel.
Ramalan shio ›Murah hati, idealis, dan berjiwa sosial.
Numerologi ›The Hermit tegak mengajak kamu mundur sebentar dari keramaian untuk mendengar suara hatimu sendiri. Ini waktu untuk refleksi, bukan untuk ikut-ikutan. Jawaban yang kamu cari lebih mungkin ketemu dalam sunyi.
Arti kartu ›16 Oktober 1990 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 16 Oktober 1990 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Selasa, 16 Oktober 1990 Hari ke-289 dari 365 hari, minggu ke-42, sisa 76 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 26 Mulud 1923 Tahun Alip, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 26 Rabiulawal 1411 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 28 bulan 8, tahun 2541 Kongzili Tahun Kuda Logam · Kalender Imlek |
| Weton | Selasa Pahing, neptu 12 Selasa 3 + Pahing 9 |
| Pancasuda | Satria Wirang |
| Wuku | Sungsang Wuku ke-10 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kalima (mangsa ke-5) 13 Oktober 1990 – 8 November 1990, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Selasa Pahing
Neptu weton Selasa Pahing adalah 12, hasil penjumlahan neptu hari Selasa (3) dan pasaran Pahing (9). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Satria Wirang
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 12, hasilnya Satria Wirang: digambarkan kerap diuji rasa kecewa, sehingga primbon menganjurkan sabar dan rajin prihatin. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Sungsang
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 16 Oktober 1990 masuk wuku Sungsang, urutan ke-10. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Selasa Pahing datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Selasa Pahing.
Pranata mangsa Kalima: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 16 Oktober 1990 masuk mangsa Kalima, yang berlangsung dari 13 Oktober 1990 sampai 8 November 1990 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: hujan pertama turun dan sawah mulai disiapkan. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
