Lahir Rabu, 17 Oktober 1990: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
17 Oktober 1990 jatuh pada hari Rabu Pon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 27 Mulud 1923 (tahun Alip), di kalender Hijriah kira-kira 27 Rabiulawal 1411 H, dan di kalender Imlek tanggal 29 bulan 8 tahun 2541. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Rabu Pon, berzodiak Libra, dan bershio Kuda. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang diplomatis, energik, dan mandiri.
- Weton: Rabu Pon, neptu 14 (Lebu Katiup Angin)
- Zodiak: Libra · Shio: Kuda Logam
- Life Path: 1 (Sang Pemimpin) · Tarot: Wheel of Fortune
Kelahiran Rabu dikaitkan dengan sifat pendiam namun teliti, sabar, dan pandai menyimpan rahasia. Pasaran Pon melambangkan pribadi yang percaya diri, pandai berdandan, dan disegani lingkungan.
Detail weton ›Diplomatis, adil, dan menyukai harmoni. Hari ini: Energi zodiak Libra hari ini butuh kehati-hatian. Obrolan ringan bisa membuka informasi penting, jadi…
Ramalan harian ›Energik, bebas, dan supel.
Ramalan shio ›Mandiri, pelopor, dan berani mengambil inisiatif.
Numerologi ›Wheel of Fortune tegak bilang roda hidup sedang berputar ke arahmu. Ada titik balik, kesempatan baru, atau perubahan yang datang tanpa banyak aba-aba. Kuncinya, kamu siap ikut bergerak saat momentum datang.
Arti kartu ›17 Oktober 1990 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 17 Oktober 1990 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Rabu, 17 Oktober 1990 Hari ke-290 dari 365 hari, minggu ke-42, sisa 75 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 27 Mulud 1923 Tahun Alip, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 27 Rabiulawal 1411 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 29 bulan 8, tahun 2541 Kongzili Tahun Kuda Logam · Kalender Imlek |
| Weton | Rabu Pon, neptu 14 Rabu 7 + Pon 7 |
| Pancasuda | Lebu Katiup Angin |
| Wuku | Sungsang Wuku ke-10 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kalima (mangsa ke-5) 13 Oktober 1990 – 8 November 1990, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Rabu Pon
Neptu weton Rabu Pon adalah 14, hasil penjumlahan neptu hari Rabu (7) dan pasaran Pon (7). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Lebu Katiup Angin
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 14, hasilnya Lebu Katiup Angin: diibaratkan debu tertiup angin: cita-citanya tinggi, tetapi rencananya mudah berpindah-pindah. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Sungsang
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 17 Oktober 1990 masuk wuku Sungsang, urutan ke-10. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Rabu Pon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Rabu Pon.
Pranata mangsa Kalima: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 17 Oktober 1990 masuk mangsa Kalima, yang berlangsung dari 13 Oktober 1990 sampai 8 November 1990 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: hujan pertama turun dan sawah mulai disiapkan. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
