Lahir Jumat, 19 Januari 1996: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
19 Januari 1996 jatuh pada hari Jumat Pon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 27 Ruwah 1928 (tahun Be), di kalender Hijriah kira-kira 27 Syakban 1416 H, dan di kalender Imlek tanggal 29 bulan 11 tahun 2546. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Jumat Pon, berzodiak Capricorn, dan bershio Babi. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang ambisius, murah hati, dan idealis.
- Weton: Jumat Pon, neptu 13 (Bumi Kapetak)
- Zodiak: Capricorn · Shio: Babi Kayu
- Life Path: 9 (Sang Humanis) · Tarot: The Hermit
Kelahiran Jumat dikaitkan dengan ketenangan, religius, dan kemampuan menenangkan orang di sekitarnya. Pasaran Pon melambangkan pribadi yang percaya diri, pandai berdandan, dan disegani lingkungan.
Detail weton ›Ambisius, disiplin, dan bertanggung jawab. Hari ini: Energi zodiak Capricorn hari ini butuh kehati-hatian. Anda lebih nyaman dengan rencana yang jelas,…
Ramalan harian ›Murah hati, tulus, dan menikmati hidup.
Ramalan shio ›Murah hati, idealis, dan berjiwa sosial.
Numerologi ›The Hermit tegak mengajak kamu mundur sebentar dari keramaian untuk mendengar suara hatimu sendiri. Ini waktu untuk refleksi, bukan untuk ikut-ikutan. Jawaban yang kamu cari lebih mungkin ketemu dalam sunyi.
Arti kartu ›19 Januari 1996 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 19 Januari 1996 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Jumat, 19 Januari 1996 Hari ke-19 dari 366 hari (tahun kabisat), minggu ke-3, sisa 347 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 27 Ruwah 1928 Tahun Be, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 27 Syakban 1416 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 29 bulan 11, tahun 2546 Kongzili Tahun Babi Kayu · Kalender Imlek |
| Weton | Jumat Pon, neptu 13 Jumat 6 + Pon 7 |
| Pancasuda | Bumi Kapetak |
| Wuku | Mandasiya Wuku ke-14 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kapitu (mangsa ke-7) 22 Desember 1995 – 2 Februari 1996, musim Rendheng |
Hitungan Jawa untuk weton Jumat Pon
Neptu weton Jumat Pon adalah 13, hasil penjumlahan neptu hari Jumat (6) dan pasaran Pon (7). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Bumi Kapetak
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 13, hasilnya Bumi Kapetak: digambarkan tekun, tabah, dan pekerja keras, meski cenderung menyimpan perasaan sendiri. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Mandasiya
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 19 Januari 1996 masuk wuku Mandasiya, urutan ke-14. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Jumat Pon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Jumat Pon.
Pranata mangsa Kapitu: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 19 Januari 1996 masuk mangsa Kapitu, yang berlangsung dari 22 Desember 1995 sampai 2 Februari 1996 dan termasuk musim Rendheng (musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: hujan deras, sungai meluap, padi mulai ditanam. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
