Lahir Sabtu, 20 Januari 1996: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
20 Januari 1996 jatuh pada hari Sabtu Wage. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 28 Ruwah 1928 (tahun Be), di kalender Hijriah kira-kira 28 Syakban 1416 H, dan di kalender Imlek tanggal 1 bulan 12 tahun 2546. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Sabtu Wage, berzodiak Aquarius, dan bershio Babi. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang mandiri, murah hati, dan pelopor.
- Weton: Sabtu Wage, neptu 13 (Bumi Kapetak)
- Zodiak: Aquarius · Shio: Babi Kayu
- Life Path: 1 (Sang Pemimpin) · Tarot: Wheel of Fortune
Kelahiran Sabtu dikaitkan dengan watak keras kemauan, mandiri, dan berani menghadapi tantangan. Pasaran Wage melambangkan pribadi yang setia, pekerja keras, namun cenderung keras kepala.
Detail weton ›Mandiri, inovatif, dan humanis. Hari ini: Energi zodiak Aquarius hari ini butuh kehati-hatian. Anda mudah terdistraksi; matikan notifikasi saat mengerjakan…
Ramalan harian ›Murah hati, tulus, dan menikmati hidup.
Ramalan shio ›Mandiri, pelopor, dan berani mengambil inisiatif.
Numerologi ›Wheel of Fortune tegak bilang roda hidup sedang berputar ke arahmu. Ada titik balik, kesempatan baru, atau perubahan yang datang tanpa banyak aba-aba. Kuncinya, kamu siap ikut bergerak saat momentum datang.
Arti kartu ›20 Januari 1996 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 20 Januari 1996 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Sabtu, 20 Januari 1996 Hari ke-20 dari 366 hari (tahun kabisat), minggu ke-3, sisa 346 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 28 Ruwah 1928 Tahun Be, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 28 Syakban 1416 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 1 bulan 12, tahun 2546 Kongzili Tahun Babi Kayu · Kalender Imlek |
| Weton | Sabtu Wage, neptu 13 Sabtu 9 + Wage 4 |
| Pancasuda | Bumi Kapetak |
| Wuku | Mandasiya Wuku ke-14 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kapitu (mangsa ke-7) 22 Desember 1995 – 2 Februari 1996, musim Rendheng |
Hitungan Jawa untuk weton Sabtu Wage
Neptu weton Sabtu Wage adalah 13, hasil penjumlahan neptu hari Sabtu (9) dan pasaran Wage (4). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Bumi Kapetak
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 13, hasilnya Bumi Kapetak: digambarkan tekun, tabah, dan pekerja keras, meski cenderung menyimpan perasaan sendiri. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Mandasiya
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 20 Januari 1996 masuk wuku Mandasiya, urutan ke-14. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Sabtu Wage datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Sabtu Wage.
Pranata mangsa Kapitu: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 20 Januari 1996 masuk mangsa Kapitu, yang berlangsung dari 22 Desember 1995 sampai 2 Februari 1996 dan termasuk musim Rendheng (musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: hujan deras, sungai meluap, padi mulai ditanam. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
