Lahir Sabtu, 20 Oktober 1990: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
20 Oktober 1990 jatuh pada hari Sabtu Legi. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 30 Mulud 1923 (tahun Alip), di kalender Hijriah kira-kira 30 Rabiulawal 1411 H, dan di kalender Imlek tanggal 3 bulan 9 tahun 2541. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Sabtu Legi, berzodiak Libra, dan bershio Kuda. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang diplomatis, energik, dan disiplin.
- Weton: Sabtu Legi, neptu 14 (Lebu Katiup Angin)
- Zodiak: Libra · Shio: Kuda Logam
- Life Path: 4 (Sang Pembangun) · Tarot: The Emperor
Kelahiran Sabtu dikaitkan dengan watak keras kemauan, mandiri, dan berani menghadapi tantangan. Pasaran Legi melambangkan pribadi yang murah hati, suka menolong, dan pandai bicara.
Detail weton ›Diplomatis, adil, dan menyukai harmoni. Hari ini: Energi zodiak Libra hari ini butuh kehati-hatian. Obrolan ringan bisa membuka informasi penting, jadi…
Ramalan harian ›Energik, bebas, dan supel.
Ramalan shio ›Disiplin, praktis, dan dapat diandalkan.
Numerologi ›Saatnya mengambil kendali dan membangun struktur yang kokoh. Rencana, batas, dan disiplin akan membuat hidupmu lebih stabil.
Arti kartu ›20 Oktober 1990 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 20 Oktober 1990 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Sabtu, 20 Oktober 1990 Hari ke-293 dari 365 hari, minggu ke-42, sisa 72 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 30 Mulud 1923 Tahun Alip, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 30 Rabiulawal 1411 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 3 bulan 9, tahun 2541 Kongzili Tahun Kuda Logam · Kalender Imlek |
| Weton | Sabtu Legi, neptu 14 Sabtu 9 + Legi 5 |
| Pancasuda | Lebu Katiup Angin |
| Wuku | Sungsang Wuku ke-10 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kalima (mangsa ke-5) 13 Oktober 1990 – 8 November 1990, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Sabtu Legi
Neptu weton Sabtu Legi adalah 14, hasil penjumlahan neptu hari Sabtu (9) dan pasaran Legi (5). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Lebu Katiup Angin
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 14, hasilnya Lebu Katiup Angin: diibaratkan debu tertiup angin: cita-citanya tinggi, tetapi rencananya mudah berpindah-pindah. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Sungsang
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 20 Oktober 1990 masuk wuku Sungsang, urutan ke-10. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Sabtu Legi datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Sabtu Legi.
Pranata mangsa Kalima: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 20 Oktober 1990 masuk mangsa Kalima, yang berlangsung dari 13 Oktober 1990 sampai 8 November 1990 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: hujan pertama turun dan sawah mulai disiapkan. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
