Lahir Minggu, 24 Februari 1991: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
24 Februari 1991 jatuh pada hari Minggu Pon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 9 Ruwah 1923 (tahun Alip), di kalender Hijriah kira-kira 9 Syakban 1411 H, dan di kalender Imlek tanggal 10 bulan 1 tahun 2542. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Minggu Pon, berzodiak Pisces, dan bershio Kambing. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang empatik, kreatif, dan mandiri.
- Weton: Minggu Pon, neptu 12 (Satria Wirang)
- Zodiak: Pisces · Shio: Kambing Logam
- Life Path: 1 (Sang Pemimpin) · Tarot: Wheel of Fortune
Dalam tradisi, kelahiran Minggu dikaitkan dengan sifat tekun, percaya diri, dan suka menjadi panutan. Pasaran Pon melambangkan pribadi yang percaya diri, pandai berdandan, dan disegani lingkungan.
Detail weton ›Empatik, imajinatif, dan lembut hati. Hari ini: Energi zodiak Pisces hari ini sangat cerah. Perasaan Anda peka hari ini; percayai firasat,…
Ramalan harian ›Kreatif, lembut hati, dan damai.
Ramalan shio ›Mandiri, pelopor, dan berani mengambil inisiatif.
Numerologi ›Wheel of Fortune tegak bilang roda hidup sedang berputar ke arahmu. Ada titik balik, kesempatan baru, atau perubahan yang datang tanpa banyak aba-aba. Kuncinya, kamu siap ikut bergerak saat momentum datang.
Arti kartu ›24 Februari 1991 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 24 Februari 1991 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Minggu, 24 Februari 1991 Hari ke-55 dari 365 hari, minggu ke-8, sisa 310 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 9 Ruwah 1923 Tahun Alip, windu Sancaya, kurup Asapon |
| Hijriah | 9 Syakban 1411 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 10 bulan 1, tahun 2542 Kongzili Tahun Kambing Logam · Kalender Imlek |
| Weton | Minggu Pon, neptu 12 Minggu 5 + Pon 7 |
| Pancasuda | Satria Wirang |
| Wuku | Dukut Wuku ke-29 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kawolu (mangsa ke-8) 3 Februari 1991 – 28 Februari 1991, musim Rendheng |
Hitungan Jawa untuk weton Minggu Pon
Neptu weton Minggu Pon adalah 12, hasil penjumlahan neptu hari Minggu (5) dan pasaran Pon (7). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Satria Wirang
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 12, hasilnya Satria Wirang: digambarkan kerap diuji rasa kecewa, sehingga primbon menganjurkan sabar dan rajin prihatin. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Dukut
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 24 Februari 1991 masuk wuku Dukut, urutan ke-29. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Minggu Pon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Minggu Pon.
Pranata mangsa Kawolu: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 24 Februari 1991 masuk mangsa Kawolu, yang berlangsung dari 3 Februari 1991 sampai 28 Februari 1991 dan termasuk musim Rendheng (musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: padi tumbuh menghijau dan hujan masih sering turun. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
