Lahir Senin, 26 Februari 2001: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
26 Februari 2001 jatuh pada hari Senin Pon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 2 Besar 1933 (tahun Jimawal), di kalender Hijriah kira-kira 2 Zulhijah 1421 H, dan di kalender Imlek tanggal 4 bulan 2 tahun 2552. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Senin Pon, berzodiak Pisces, dan bershio Ular. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang empatik, bijaksana, dan disiplin.
- Weton: Senin Pon, neptu 11 (Sumur Sinaba)
- Zodiak: Pisces · Shio: Ular Logam
- Life Path: 4 (Sang Pembangun) · Tarot: Death
Kelahiran Senin dikaitkan dengan pribadi yang lembut, mudah bergaul, dan peka terhadap suasana hati orang lain. Pasaran Pon melambangkan pribadi yang percaya diri, pandai berdandan, dan disegani lingkungan.
Detail weton ›Empatik, imajinatif, dan lembut hati. Hari ini: Energi zodiak Pisces hari ini butuh kehati-hatian. Empati Anda membuat orang mudah bercerita; dengarkan…
Ramalan harian ›Bijaksana, misterius, dan intuitif.
Ramalan shio ›Disiplin, praktis, dan dapat diandalkan.
Numerologi ›Death tegak bukan tentang kematian fisik, tapi tentang berakhirnya satu bab supaya bab baru bisa dimulai. Ada kebiasaan, hubungan, atau fase hidup yang sudah selesai tugasnya. Melepaskannya memberi ruang untuk transformasi.
Arti kartu ›26 Februari 2001 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 26 Februari 2001 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Senin, 26 Februari 2001 Hari ke-57 dari 365 hari, minggu ke-9, sisa 308 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 2 Besar 1933 Tahun Jimawal, windu Adi, kurup Asapon |
| Hijriah | 2 Zulhijah 1421 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 4 bulan 2, tahun 2552 Kongzili Tahun Ular Logam · Kalender Imlek |
| Weton | Senin Pon, neptu 11 Senin 4 + Pon 7 |
| Pancasuda | Sumur Sinaba |
| Wuku | Galungan Wuku ke-11 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kawolu (mangsa ke-8) 3 Februari 2001 – 28 Februari 2001, musim Rendheng |
Hitungan Jawa untuk weton Senin Pon
Neptu weton Senin Pon adalah 11, hasil penjumlahan neptu hari Senin (4) dan pasaran Pon (7). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Sumur Sinaba
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 11, hasilnya Sumur Sinaba: diibaratkan sumur yang didatangi banyak orang: tempat bertanya dan berbagi ilmu. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Galungan
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 26 Februari 2001 masuk wuku Galungan, urutan ke-11. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Senin Pon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Senin Pon.
Pranata mangsa Kawolu: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 26 Februari 2001 masuk mangsa Kawolu, yang berlangsung dari 3 Februari 2001 sampai 28 Februari 2001 dan termasuk musim Rendheng (musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: padi tumbuh menghijau dan hujan masih sering turun. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
