Lahir Jumat, 26 November 1999: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
26 November 1999 jatuh pada hari Jumat Kliwon. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 17 Ruwah 1932 (tahun Ehe), di kalender Hijriah kira-kira 17 Syakban 1420 H, dan di kalender Imlek tanggal 19 bulan 10 tahun 2550. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Jumat Kliwon, berzodiak Sagittarius, dan bershio Kelinci. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang optimis, lembut, dan peka.
- Weton: Jumat Kliwon, neptu 14 (Lebu Katiup Angin)
- Zodiak: Sagittarius · Shio: Kelinci Tanah
- Life Path: 2 (Sang Diplomat) · Tarot: Justice
Kelahiran Jumat dikaitkan dengan ketenangan, religius, dan kemampuan menenangkan orang di sekitarnya. Pasaran Kliwon melambangkan pribadi yang intuitif, pandai berbicara, dan dipercaya punya kepekaan batin.
Detail weton ›Optimis, petualang, dan jujur. Hari ini: Energi zodiak Sagittarius hari ini cukup baik. Energi Anda tinggi sejak pagi, jadi kerjakan…
Ramalan harian ›Lembut, elegan, dan penuh perhatian.
Ramalan shio ›Peka, kooperatif, dan pembawa damai.
Numerologi ›Justice tegak bilang apa yang kamu tanam, itu yang kamu tuai. Kartu ini meminta kamu jujur, menimbang fakta dengan adil, lalu mengambil keputusan yang jelas. Kebenaran akan terlihat, cepat atau lambat.
Arti kartu ›26 November 1999 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 26 November 1999 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Jumat, 26 November 1999 Hari ke-330 dari 365 hari, minggu ke-47, sisa 35 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 17 Ruwah 1932 Tahun Ehe, windu Adi, kurup Asapon |
| Hijriah | 17 Syakban 1420 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 19 bulan 10, tahun 2550 Kongzili Tahun Kelinci Tanah · Kalender Imlek |
| Weton | Jumat Kliwon, neptu 14 Jumat 6 + Kliwon 8 |
| Pancasuda | Lebu Katiup Angin |
| Wuku | Tolu Wuku ke-5 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kanem (mangsa ke-6) 9 November 1999 – 21 Desember 1999, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Jumat Kliwon
Neptu weton Jumat Kliwon adalah 14, hasil penjumlahan neptu hari Jumat (6) dan pasaran Kliwon (8). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Lebu Katiup Angin
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 14, hasilnya Lebu Katiup Angin: diibaratkan debu tertiup angin: cita-citanya tinggi, tetapi rencananya mudah berpindah-pindah. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Tolu
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 26 November 1999 masuk wuku Tolu, urutan ke-5. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Jumat Kliwon datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Jumat Kliwon.
Pranata mangsa Kanem: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 26 November 1999 masuk mangsa Kanem, yang berlangsung dari 9 November 1999 sampai 21 Desember 1999 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: musim buah-buahan, petani menyemai benih padi. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
