Lahir Sabtu, 27 November 1999: Weton, Zodiak, Shio, Numerologi & Tarot
27 November 1999 jatuh pada hari Sabtu Legi. Dalam kalender Jawa tanggal ini tercatat sebagai 18 Ruwah 1932 (tahun Ehe), di kalender Hijriah kira-kira 18 Syakban 1420 H, dan di kalender Imlek tanggal 20 bulan 10 tahun 2550. Orang yang lahir pada tanggal ini berweton Sabtu Legi, berzodiak Sagittarius, dan bershio Kelinci. Jika dirangkum, zodiak, shio, dan numerologinya melukiskan pribadi yang optimis, lembut, dan kreatif.
- Weton: Sabtu Legi, neptu 14 (Lebu Katiup Angin)
- Zodiak: Sagittarius · Shio: Kelinci Tanah
- Life Path: 3 (Sang Komunikator) · Tarot: The Hanged Man
Kelahiran Sabtu dikaitkan dengan watak keras kemauan, mandiri, dan berani menghadapi tantangan. Pasaran Legi melambangkan pribadi yang murah hati, suka menolong, dan pandai bicara.
Detail weton ›Optimis, petualang, dan jujur. Hari ini: Energi zodiak Sagittarius hari ini sangat cerah. Antusiasme Anda menular, cocok untuk memulai sesuatu…
Ramalan harian ›Lembut, elegan, dan penuh perhatian.
Ramalan shio ›Kreatif, ekspresif, dan ceria.
Numerologi ›The Hanged Man tegak meminta kamu berhenti sebentar dan melihat masalah dari sudut yang berbeda. Jeda ini bukan kekalahan, tapi kesempatan untuk mendapat pemahaman baru. Kadang melepas kendali justru membuka jalan.
Arti kartu ›27 November 1999 dalam kalender Jawa, Hijriah, dan Imlek
Satu hari yang sama punya nama berbeda di tiap kalender yang dipakai di Indonesia. Tabel ini merangkum posisi 27 November 1999 di kalender Masehi, Jawa, Hijriah, dan Imlek, lengkap dengan wuku dan pranata mangsanya.
| Masehi | Sabtu, 27 November 1999 Hari ke-331 dari 365 hari, minggu ke-47, sisa 34 hari menuju tahun baru |
|---|---|
| Jawa | 18 Ruwah 1932 Tahun Ehe, windu Adi, kurup Asapon |
| Hijriah | 18 Syakban 1420 H Hitungan aritmetik; tanggal resmi bisa selisih satu hari |
| Imlek | Tanggal 20 bulan 10, tahun 2550 Kongzili Tahun Kelinci Tanah · Kalender Imlek |
| Weton | Sabtu Legi, neptu 14 Sabtu 9 + Legi 5 |
| Pancasuda | Lebu Katiup Angin |
| Wuku | Tolu Wuku ke-5 dari 30 |
| Pranata mangsa | Kanem (mangsa ke-6) 9 November 1999 – 21 Desember 1999, musim Labuh |
Hitungan Jawa untuk weton Sabtu Legi
Neptu weton Sabtu Legi adalah 14, hasil penjumlahan neptu hari Sabtu (9) dan pasaran Legi (5). Angka neptu inilah yang dipakai primbon untuk menghitung banyak hal, mulai dari watak sampai kecocokan jodoh.
Pancasuda Lebu Katiup Angin
Pancasuda didapat dari sisa pembagian neptu dengan tujuh. Untuk neptu 14, hasilnya Lebu Katiup Angin: diibaratkan debu tertiup angin: cita-citanya tinggi, tetapi rencananya mudah berpindah-pindah. Sebagian keluarga Jawa masih memakai pancasuda sebagai gambaran watak, tetapi ini bacaan budaya, bukan takdir.
Wuku Tolu
Wuku adalah siklus 30 pekan yang masing-masing berumur tujuh hari, jadi satu putaran penuh berlangsung 210 hari. 27 November 1999 masuk wuku Tolu, urutan ke-5. Dalam tradisi Jawa dan Bali, wuku dipakai untuk memilih hari baik dan dipercaya ikut mewarnai watak orang yang lahir di pekan tersebut.
Kapan wetonan berikutnya?
Weton Sabtu Legi datang kembali setiap 35 hari, yaitu tujuh hari dikali lima pasaran. Banyak keluarga Jawa memperingati hari ini dengan bancakan kecil atau doa bersama. Daftar tanggalnya ada di halaman weton Sabtu Legi.
Pranata mangsa Kanem: musim saat tanggal ini
Pranata mangsa adalah kalender musim para petani Jawa yang membagi setahun menjadi 12 mangsa. 27 November 1999 masuk mangsa Kanem, yang berlangsung dari 9 November 1999 sampai 21 Desember 1999 dan termasuk musim Labuh (peralihan menuju musim hujan).
Gambaran alam yang biasa dikaitkan dengan mangsa ini: musim buah-buahan, petani menyemai benih padi. Karena iklim sekarang banyak bergeser, gambaran ini lebih tepat dibaca sebagai warisan pengetahuan petani daripada prakiraan cuaca.
